Saturday, October 16, 2021
Home Blog

Tips agar burung trucukan cepat bersuara ropel

0

Salah satu daya tarik yang menjadikan burung trucukan cukup diminati kalangan penggemar burung di Nusantara adalah suara kicauannya yang ngeropel. Tidak semua burung trucukan memiliki kemampuan bersuara ropel tersebut karena dibutuhkan perawatan yang tepat burung trucukan cepat bersuara ropel.

Tips mengatasi lovebird galak dan jarang ngekek

0
lovebird galak dan jarang ngekek

Sering terjadi burung lovebird yang semula rajin ngekek berubah perilakunya menjadi galak dan jarang ngekek. Biasanya permasalahan tersebut dipicu oleh banyak faktor mulai dari perawatan hingga kondisi burung itu sendiri. Berikut tips mengatasi lovebird galak dan jarang ngekek.

Tiga cara melatih pleci cepat jinak

0

Burung pleci meskipun tubuhnya kecil tapi suaranya akan menjadi sangat lantang jika dirawat dengan baik. Penampilannya akan lebih maksimal jika burung sudah jinak. Nah, berikut adalah tiga cara melatih pleci cepat jinak.

Kembalinya si Pelanduk Kalimantan yang hilang selama 172 tahun

pelanduk kalimantan

Pelanduk kalimantan (Malacocincla Perspicillata) dikenal sebagai burung yang keberadaannya sangat misterius oleh para ahli. Namun setelah 172 tahun menghilang, spesies ini kembali muncul di hutan Kalimantan.

Lima cara merawat burung cipoh cepat bunyi

0

 

 

Burung cipoh mempunyai suara kicauan yang dianggap mampu membangkitkan kenangan akan alam pedesaan. Bagi pemula, merawat burung cipoh yang masih bakalan tentu membutuhkan perhatian yang khusus, apalagi jika ingin menjadikannya rajin bunyi. Simak lima cara merawat burung cipoh cepat bunyi.

Di Indonesia ada dua spesies burung cipoh yang dapat dijumpai di beberapa daerah, yaitu cipoh kacat (Aegithina tiphia) dan cipoh jantung (Aegithina viridissima). Dari kedua jenisnya itu, cipoh kacat adalah jenis yang paling banyak dipelihara oleh penggemar burung di dalam negeri.

Di pasar burung, Anda akan menemukan burung cipoh dalam kondisi masih bakalan. Umumnya burung-burung tersebut baru didapatkan dari hasil tangkapan hutan.

Bagi pemula yang ingin memelihara burung cipoh yang masih bakalan, maka perawatan yang tepat harus diberikan agar burung bisa bertahan hidup dan mau mengeluarkan suara kicauannya.

Berikut lima cara merawat burung cipoh cepat bunyi:

1. Penjinakan

Menjinakkan burung cipoh yang masih bakalan dibutuhkan untuk memudahkan perawatannya. Burung yang sudah jinak biasanya tidak akan ketakutan saat didekati sehingga menjadikannya lebih cepat untuk berbunyi.

2. Pengembunan

Lakukan pengembunan dengan lebih rutin untuk menciptakan suasana yang lebih tenang dan segar terhadap burung cipoh tersebut. Kondisi ini dapat membantu merangsang burung lebih cepat berbunyi.

3. Penjemuran

Penjemuran burung cipoh sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan tidak lebih dari 2 jam. Selesai dijemur, burung dipindahkan ke tempat teduh dengan posisi sangkar yang lebih tinggi dari sangkar burung lainnya.

4. Memberikan pakan

Pakan yang tepat menjadi kunci utama dalam menjaga stamina dan agar burung cepat terpancing untuk bunyi. Burung cipoh merupakan jenis burung pemakan serangga. Berikan pakan harian yang terdiri dari beberapa jenis serangga seperti jangkrik kecil, kroto, ulat kandang, dll untuk memenuhi kebuthan protein hewaninya. Sedangkan untuk menjaga daya tahan dapat diberikan pakan voer kering dan beberapa jenis buah-buahan yang disukainya.

5. Melatih bunyi

Melatih bunyi dapat dilakukan dengan menggandengkan burung cipoh lain yang sudah rajin bunyi. Alternatifnya dapat dilakukan dengan memutarkan suara panggilan burung cipoh lain dari perangkat pemutar suara yang Anda miliki.

 

Demikian lima cara merawat burung cipoh cepat bunyi.

Semoga bermanfaat

 

Solusi jika burung trucukan macet bunyi

Macet bunyi adalah kondisi ketika burung yang dipelihara tidak juga mau mengeluarkan suara kicauannya seperti biasa. Hal ini umumnya terjadi karena pola rawatan yang tidak tepat atau disebabkan oleh kondisi burung itu sendiri. Macet bunyi bisa terjadi pada semua jenis burung, termasuk trucukan yang selama ini dikenal mudah jinak. Berikut solusi jika burung trucukan macet bunyi.

Membuat pakan racikan tinggi protein

0

Makanan untuk burung peliharaan tidak hanya mengikuti perawatan yang baku saja seperti memberikan voer, jangkrik atau ulat. Burung peliharaan memerlukan asupan pakan racikan tinggi protein agar burung tetap sehat, aktif, dan rajin berbunyi.

Manfaat daun mengkudu untuk kenari

Manfaat daun mengkudu untuk kenari

Tanaman mengkudu adalah jenis tanaman yang sejak dahulu buah dan daunnya banyak dimanfaatkan sebagai makanan dan obat. Tanaman ini dikenal memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Berikut Manfaat daun mengkudu untuk kenari.

Penggunaan daun mengkudu di dunia kicaumania pun banyak digunakan kenari mania untuk mengobati burung mereka yang bersuara serak sehingga mampu meningkatkan volume kicauannya dengan lebih maksimal.

Secara umum, tanaman mengkudu baik buah dan daunnnya memiliki kandungan gizi yang lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan seperti protein, vitamin dan mineral tersedia dalam jumlah yang cukup pada buah dan daun dari tanaman ini.

Karena hal itu pula tanaman mengkudu ini banyak digunakan oleh kicaumania untuk perawatan burung kenari mereka yang bersuara serak.

Secara umum, bagian dari tanaman yang digunakan adalah bagian daunnya, terutama daun muda atau pucuk daunnya. Pucuk daun mengkudu inilah yang diberikan pada burung kenari dengan cara digantungkan di dalam sangkarnya.

Kenari merupakan burung pemakan daun-daunan yang berwarna hijau, mereka akan segera menyantapnya begitu melihat daun mengkudu tersebut.

Selain untuk mengatasi suara serak, daun mengkudu muda juga diyakini bisa menambah stamina dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh burung, sehingga burung lebih segar dan tidak mudah terserang penyakit.

Namun untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, pemberian daun mengkudu sebaiknya tidak disertai dengan pemberian pakan biji-bijian yang berlebihan. Berikan pakan biji-bijiannya hanya seperlunya saja.

 

Memilih Burung Cucak Hijau bakalan

0
Memilih Burung Cucak Hijau bakalan

Penampilan burung cucak hijau bakalan jantan dan betina sama-sama mirip. Bagi yang belum berpengalaman pasti sangat sulit baginya memilih burung yang tepat. Selain dari penampilan bulunya, baik jantan maupun betina sama-sama pandai berkicau. Untuk itu, simak tips memilih burung cucak hijau bakalan berikut ini.

Burung cucak hijau jantan dan betina saat masih bakalan mempunyai penampilan yang sama mirip. Bagi pemula, membedakan cucak hijau jantan dan betina saat masih bakalan bukanlah hal yang mudah tapi ada beberapa trik-trik khusus yang dapat dilakukan dalam pemilihan burung cucak hijau bakalan yaitu:

  1. Memperhatikan bentuk dan warna paruh

Warna paruh burung cucak hijau yang diyakini berjenis kelamin jantan adalah hitam. Warna hitam tersebut meliputi seluruh bagian paruhnya, mulai dari paruh bagian dan paruh bawah. Ciri-ciri ini lah yang selama ini digunakan oleh kicaumania dalam menentukan jenis kelamin burung yang dipilihnya. Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan gambar berikut ini:

2. Memperhatikan bentuk bulu di bawah paruh (dagu)

Bulu-bulu yang terdapat pada bagian dagu / pangkal paruh bagian bawahnya memiliki bentuk seperti segitiga atau lancip pada bagian ujungnya (seperti huruf ‘V” ), sedangkan bagian bulu pangkal paruh bawah burung betina cenderung membentuk kurva atau seperti huruf ‘U”. Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan gambar berikut ini:

3. Mengamati bentuk lingkaran mata

Lingkar mata atau cincin mata pada burung jantan cenderung tebal dan berwarna kuning terang/cerah, sedangkan lingkar mata pada burung betina cenderung tips dengan warna kuning pudar / tidak cerah.

Semoga manfaat

Nasib Buruk si Rangkong Gading

0

Terkenal dalam dunia satwa, rangkong gading (Rhinoplax vigil) ternyata memiliki kisahnya tersendiri. Nasib burung yang mempunyai balung besar mirip helm ini sangatlah buruk karena menjadi incaran pemburu yang ingin mengambil balungnya.