Macet bunyi adalah kondisi ketika burung yang dipelihara tidak juga mau mengeluarkan suara kicauannya seperti biasa. Hal ini umumnya terjadi karena pola rawatan yang tidak tepat atau disebabkan oleh kondisi burung itu sendiri. Macet bunyi bisa terjadi pada semua jenis burung, termasuk trucukan yang selama ini dikenal mudah jinak. Berikut solusi jika burung trucukan macet bunyi.

Penyebab macet bunyi pada burung trucukan dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut ini: 

  1. Burung yang sedang stres atau mengalami trauma,
  2. Adanya gangguan pada organ tenggorokan maupun pernafasannya,
  3. Burung sedang dalam kondisi kurang fit atau sedang sakit,
  4. Burung yang memasuki masa mabungnya. 

 

Berikut beberapa perawatan yang dapat diterapkan sebagai solusi perawatan jika burung trucukan macet bunyi, yaitu:
 
  • Rutin memberikan pengembunan pada burung trucukan untuk memberikan suasana yang lebih tenang dan rileks, sehingga burung terpancing untuk kembali berkicau.
  • Berikan satu cepuk kroto setiap pagi setelah burung diembunkan.
  • Kurangi pemberian pakan voernya, tetapi burung diberikan serangga dan buah-buahan dalam jumlah yang lebih banyak dan bervariasi.
  • Berikan multivitamin yang dapat membantu memulihkan kondisi dan staminanya.
  • Jemur burung dengan posisi sangkar di bawah / di tanah selama masa terapi pemulihannya.
  • Perdengarkan suara-suara untuk memancingnya bunyi. Suara tersebut bisa berupa suara panggilan burung trucukan lain maupun suara alam yang disertai dengan aneka suara trucukan maupun kutilang.
  • Berikan full kerodong pada malam hari. 
 
Demikian tindakan jika burung trucukan macet bunyi.
 
Semoga bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here