Burung cipoh mempunyai suara kicauan yang dianggap mampu membangkitkan kenangan akan alam pedesaan. Bagi pemula, merawat burung cipoh yang masih bakalan tentu membutuhkan perhatian yang khusus, apalagi jika ingin menjadikannya rajin bunyi. Simak lima cara merawat burung cipoh cepat bunyi.

Di Indonesia ada dua spesies burung cipoh yang dapat dijumpai di beberapa daerah, yaitu cipoh kacat (Aegithina tiphia) dan cipoh jantung (Aegithina viridissima). Dari kedua jenisnya itu, cipoh kacat adalah jenis yang paling banyak dipelihara oleh penggemar burung di dalam negeri.

Di pasar burung, Anda akan menemukan burung cipoh dalam kondisi masih bakalan. Umumnya burung-burung tersebut baru didapatkan dari hasil tangkapan hutan.

Bagi pemula yang ingin memelihara burung cipoh yang masih bakalan, maka perawatan yang tepat harus diberikan agar burung bisa bertahan hidup dan mau mengeluarkan suara kicauannya.

Berikut lima cara merawat burung cipoh cepat bunyi:

1. Penjinakan

Menjinakkan burung cipoh yang masih bakalan dibutuhkan untuk memudahkan perawatannya. Burung yang sudah jinak biasanya tidak akan ketakutan saat didekati sehingga menjadikannya lebih cepat untuk berbunyi.

2. Pengembunan

Lakukan pengembunan dengan lebih rutin untuk menciptakan suasana yang lebih tenang dan segar terhadap burung cipoh tersebut. Kondisi ini dapat membantu merangsang burung lebih cepat berbunyi.

3. Penjemuran

Penjemuran burung cipoh sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan tidak lebih dari 2 jam. Selesai dijemur, burung dipindahkan ke tempat teduh dengan posisi sangkar yang lebih tinggi dari sangkar burung lainnya.

4. Memberikan pakan

Pakan yang tepat menjadi kunci utama dalam menjaga stamina dan agar burung cepat terpancing untuk bunyi. Burung cipoh merupakan jenis burung pemakan serangga. Berikan pakan harian yang terdiri dari beberapa jenis serangga seperti jangkrik kecil, kroto, ulat kandang, dll untuk memenuhi kebuthan protein hewaninya. Sedangkan untuk menjaga daya tahan dapat diberikan pakan voer kering dan beberapa jenis buah-buahan yang disukainya.

5. Melatih bunyi

Melatih bunyi dapat dilakukan dengan menggandengkan burung cipoh lain yang sudah rajin bunyi. Alternatifnya dapat dilakukan dengan memutarkan suara panggilan burung cipoh lain dari perangkat pemutar suara yang Anda miliki.

 

Demikian lima cara merawat burung cipoh cepat bunyi.

Semoga bermanfaat

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here