Pelanduk kalimantan (Malacocincla Perspicillata) dikenal sebagai burung yang keberadaannya sangat misterius oleh para ahli. Namun setelah 172 tahun menghilang, spesies ini kembali muncul di hutan Kalimantan.

Para ahli menyebut pelanduk kalimantan sebagai “teka-teki terbesar dalam ornitologi Indonesia” lantaran keberadaannya yang nyaris tidak diketahui sejak abad ke 19.

Kembalinya si pelanduk kalimantan yang hilang ini tentu ditanggapi secara antusias oleh kalangan peneliti dan ahli karena bisa menjadi momentum bagi penelitian dan pelestarian satwa langka yang ada di Indonesia.

Penjumpaan dengan burung pelanduk kalimantan terjadi secara tidak sengaja saat dua orang warga memotretnya di hutan Kalimantan pada bulan Oktober 2020 silam.<

Dalam bahasa Inggris, pelanduk kalimantan dikenal dengan nama Black-browed babbler. Pada tahun 1850, spesimen burung ini dikumpulkan oleh ahli burung terkenal dari Prancis, Charles Lucien Bonaparte dari spesimen yang dikumpulkan pada tahun 1840an oleh ahli geologi dan naturalis Jerman, Carl A.L.M Schwaner dalam ekpedisinya ke Hindia Timur.

Semenjak saat itu, tidak ada lagi spesimen maupun penampakan yang dilaporkan. Selama 172 tahun, spesimen burung ini pun masih diselimuti misteri mengenai asal usulnya. Ada yang menduga ditemukan di Jawa, tapi ada juga yang meyebut spesies burung ini ditemukan di Kalimantan oleh Schwaner.

Pelanduk kalimantan bukanlah satu-satunya spesies dari jenis pelanduk, karena di Indonesia sendiri ada beberapa jenis pelanduk yang tersebar di berbagai daerah yaitu:pelanduk semak [Malacocincla sepiaria], pelanduk ekor pendek [Malacocincla malaccensis], pelanduk dada putih [Trichastoma rostratum], pelanduk merah [Trichastoma pyrrogenys],  pelanduk sulawesi [Trichastoma celebence], dan pelanduk topi hitam [Pellorneum capistratum].

Jenis pelanduk kalimantan memiliki ukuran panjang 16 cm dengan bulu berwarna cokelat dan berburik abu-abu di bagian perutnya. Dahi dan garis alis hitam, iris mata kuning, paruh hitam, dan kaki berwarna merah muda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here