Memelihara burung harus dilakukan dengan cara yang bertanggung jawab, termasuk menjaga ketersediaan makan dan minumnya, membersihkan sangkar,  dan perawatan harian rutin lainnya. Salah perawatan sedikit saja, burung akan mudah terserang penyakit. Berikut ciri-ciri burung sedang sakit.

Burung yang sedang sakit dapat dengan mudah dikenali dari perilakunya yang berubah. Jika dalam kondisi fit burung akan terlihat lebih aktif dan rajin bunyi, perubahan perilaku akan terjadi saat burung mengalami masalah.

Berikut ciri-ciri burung sakit yang paling umum:

  • Burung jadi kurang aktif dan cenderung bermalas-malasan.
  • Sering mengembangkan bulu-bulunya.
  • Lebih banyak minum daripada makan.
  • Selalu menurunkan kedua sayapnya.
  • Gangguan pernafasan.
  • Tatapan mata yang sayu dan berair.
Selain ciri-ciri burung sakit di atas, mengenali kondisi burung yang sakit juga dapat diamati dari kondisi kotorannya. Burung yang sehat akan memiliki kotoran yang berbentuk padat dengan campuran warna hijau sedikit putih. Sedangkan burung sakit akan mengeluarkan kotoran berbentuk encer, berbau, dan kadang disertai dengan darah atau lendir.

Cara mengatasi dan pengobatan burung sakit:

  1. Jauhkan burung yang sakit dari keberadaan burung lain yang sehat.
  2. Tempatkan burung dalam kandang karantina jika ada, atau bisa juga memberikan alas pada dasar sangkarnya dengan menggunakan kertas koran atau handuk kecil.
  3. Rendahkan posisi tenggeran dan letakkan cepuk pakan dan minum di tempat yang mudah terjangkau.
  4. Pasang lampu penghangat di atas sangkarnya, lampu ini dapat membantu proses pemulihannya.
  5. Berikan obat-obatan yang dibutuhkan. Di pasaran banyak dijual vitamin dan obat-obatan yang diperlukan.

 

Semoga bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here